Posts Tagged ‘Bahasa Indonesia’

Informasi mengenai Influenza A (H1N1) (Disusun dengan menambah sebagian dan mengutip dari Laman Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang)

土曜日, 5月 2nd, 2009
Rute Konsultasi Influenza A

Rute Konsultasi Influenza A

Kami sampaikan langkah-langkah pencegahan dan tindakan terhadap flu jenis baru atau influenza A(H1N1). Karena Influenza A(H1N1) yang berjangkit sekarang gejalanya mengikuti spektrum flu biasa, maka penting bagi kita untuk memulai tindakan yang sama untuk mencegah penularan.
Untuk mencegah influenza A(H1N1), sebagaimana kita mencegah diri dari flu biasa, hendaknya kita membiasakan diri untuk mempraktekkan etiket batuk dan bersin sebagai berikut:
・ Menutupi hidung dan mulut saat bersin dan batuk, dengan menggunakan tisu atau memalihkan wajah dari orang sekitar.
・ Segera membuang tisu kotor penyeka hidung di tempat sampah.
・ Meminta orang yang memiliki gejala batuk dan bersin untuk menggunakan masker.
・ Apabila Anda menutupi mulut saat batuk atau bersin dengan tangan, atau membuang ingus, segera cucilah tangan Anda hingga bersih.

Selain etiket batuk, kita juga diminta untuk melakukan tindakan-tindakan berikut:
・ Mencuci tangan dan berkumur secara rutin setelah pulang ke rumah atau setelah menyentuh benda-benda di tempat umum.
・ Mencuci tangan dengan sabun hingga bersih paling tidak selama 15 detik, lalu melap sampai kering dengan handuk bersih atau handuk yang bisa dibuang usai dipakai.
・ Menjaga jarak dari orang yang tertular influenza paling tidak dua meter.
・ Menghindari perjalanan atau bepergian yang tidak perlu dan tidak mendesak ke wilayah yang terkena wabah dan tempat-tempat keramaian.
・ Beristirahat dengan cukup untuk meningkatkan kekuatan fisik dan daya tahan tubuh terhadap virus, makan dengan keseimbangan gizi yang baik, hidup secara teratur dan memelihara kondisi tubuh agar tahan terhadap penyakit menular.

Ada berbagai gejala yang muncul saat kita terkena influenza A, tetapi pada dasarnya gejala tersebut sama dengan gejala flu biasa. Gejala-gejala yang dipertimbangkan adalah gejala-gejala sistematik termasuk serangan panas secara tiba-tiba, sakit di persendian, sakit kepala, dan gejala respirasi seperti batuk, sakit tenggorokan, serta gejala pencernaan seperti diare, dll.

Mereka yang pulang dari wilayah yang tertular virus influenza, dan mengalami gejala-gejala flu paling tidak dalam 10 hari setelah kepulangan, atau menderita panas 38 derajat Celsius ke atas, diharuskan segera menghubungi pusat layanan konsultasi di masing-masing wilayah tinggalnya.

Menurut Undang-undang Wabah Penyakit Menular, apabila penularan telah dikonfirmasikan di dalam negeri, maka harus di opname dan dirawat semestinya. Demikian pula apabila ditemukan penderita di sekitar Anda yang dicurigai tertular, dan juga orang yang memiliki hubungan dekat dengan penderita tsb., maka orang-orang tersebut harus diam di rumah dan segera melaporkan kondisi kesehatannya ke Pusat Kesehatan terdekat. Untuk informasi lebih lanjut silakan mengecek website interfm.co.jp.

Informasi mengenai flu babi

水曜日, 4月 29th, 2009

Pada akhir April ini di Meksiko berjangkit penyakit flu dengan gejala pembengkakan saluran pernafasan yang cukup parah. Di Meksiko diberitakan bahwa sudah ada korban yang meninggal akibat penyakit yang dikonfirmasikan sebagai flu babi. Selain itu, di beberapa negara seperti Amerika dan Canada, diantara para pelancong yang pulang dari Meksiko ditemui gejala-gejala yang mencurigakan atau tertular flu babi.

Oleh karena itu diperingatkan kepada mereka yang merencanakan pergi ke Meksiko, bila kepergian tersebut tidak penting atau tidak untuk keperluan mendesak harap menunda keberangkatan. WHO menjelaskan bahwa penularan flu babi terjadi melalui sentuhan langsung ke babi yang tertular virus. Tetapi penularan tidak terjadi dengan memakan daging babi yang telah diolah secara seksama karena daging babi yang dimasak dalam suhu di atas 71 derajat Celsius akan mematikan virus. Dalam kasus dimana meskipun virus menempel di daging, karena virus ini lemah terhadap asam maka di dalam pencernaan kemungkinan besar virus ini akan dilemahkan oleh asam lambung. Mengkhawatirkan bahaya berjangkitnya wabah ini di Jepang, maka setiap warga diminta untuk menjaga diri masing-masing yaitu dengan mencuci tangan, berkumur dan menggunakan masker saat keluar rumah. Dianjurkan pula agar berhati-hati dalam memilih informasi yang benar dari berbagai pemberitaan tentang flu babi, dan harap bertindak dengan kepala dingin dan tenang. Untuk informasi lebih lanjut tentang lembaga yang terkait dengan hal ini, silakan melihat home page InterFM.

InterFM DISASTER PREVENTION 2008 in ID

月曜日, 9月 1st, 2008

Tanggal 1 September adalah hari Pencegahan Bencana, yang ditetapkan oleh pemerintah Jepang pada tahun 1960 dengan tujuan agar kita tidak melupakan gempa bumi besar Kanto yang terjadi pada hari yang sama tahun 1923, serta agar kita mempersiapkan diri menghadapi datangnya musim angin tipon. Radio InterFM yang melakukan siaran dalam 10 bahasa menyiarkan informasi pencegahan dan tindakan penanggulangan pada saat bencana untuk para pendengar warga asing dalam masing-masing bahasanya dan bahasa Jepang. Saat terjadi bencana, putarlah radio InterFM. Jepang adalah negara yang secara tiba-tiba sering dilanda bencana alam seperti gempa bumi, angin tipon maupun letusan gunung api. Sering dikatakan bahwa bencana alam datang saat kita sudah melupakan kejadiannya. Marilah kita mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi darurat.

Mohon diperhatikan bahwa, setiap kali ada gempa bumi, angin tipon atau pun banjir, kita tidak selalu harus mengungsi. Begitu pula dalam situasi bila ada kebakaran di rumah atau di lingkungan tempat tinggal kita, tergantung dari skala bencana maka kondisi akan berbeda. Karena itu hendaknya kita mengikuti petunjuk maupun peringatan mengungsi yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat dan lembaga-lembaga yang terkait dengan penanggulangan bencana.

Namun demikian, segera setelah terjadinya suatu bencana, untuk memperoleh informasi terbaru dalam bahasa yang kita mengerti bukanlah hal yang mudah. Anjuran kami, apabila anda ada kesempatan, silakan mengikuti latihan-latihan pencegahan bencana yang dilakukan baik di sekolah maupun di tempat kerja, Anda akan memperoleh pengetahuan yang berguna dalam mengatasi situasi bencana, dapat berkenalan dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggal yang mungkin akan membuat anda merasa lebih tenang. Selain itu, hendaknya Anda juga memastikan lokasi-lokasi tempat mengungsi saat bencana yang informasinya diberikan oleh kantor Kedutaan Besar maupun kantor kota di wilayah tinggal anda. Dalam kehidupan sehari-hari sebaiknya kita bersiap diri untuk menghadapi situasi darurat, dan jangan lupa juga mempersiapkan barang-barang yang perlu anda bawa saat harus mengungsi, dsb.